PMI Kabupaten Katingan Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan Ekstrem

Katingan, 13 Agustus 2026 — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Katingan terus melakukan aksi kemanusiaan dalam merespons dampak kekeringan ekstrem yang terjadi akibat kondisi El Nino tahun 2026. Sejak 6 Agustus 2026, PMI Kabupaten Katingan didukung PMI Pusat dan PMI Prov. Kalimantan Tengah melaksanakan layanan distribusi air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan sumber air bersih.

Kegiatan distribusi air bersih tersebut telah dilaksanakan di beberapa wilayah, di antaranya; Desa Baun Bango Kecamatan Kamipang, Kelurahan Kasongan Lama, Kelurahan Kasongan Baru, Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir, serta Kelurahan Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing, dan beberapa wilayah yang menjadi rencana sasaran penerima manfaat distribusi air bersih berikutnya.

Dalam setiap pelaksanaan distribusi air berish, PMI Kabupaten Katingan menyalurkan sekitar 5.000 liter air bersih menggunakan armada tangki air. Air tersebut didistribusikan secara langsung kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya kebutuhan air bersih di tengah kondisi kekeringan yang semakin dirasakan masyarakat.

Salah satu wilayah dengan jarak terjauh dari pusat Kota Kasongan yang menjadi sasaran dan telah menerima layanan distribusi air berish adalah Desa Baun Bango Kecamatan Kamipang, dengan jarak kurang lebih 70 kilometer. Jarak tempuh yang cukup jauh, ditambah kondisi cuaca yang sangat panas dan ekstrem, tidak menyurutkan semangat para relawan PMI Kabupaten Katingan dalam menjalankan tugas kemanusiaan di lapangan dalam mendistribusikan air berish dari rumah ke rumah.

Para relawan tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan mendatangi lokasi masyarakat yang membutuhkan dan membantu proses pengisian air bersih ke berbagai wadah milik warga serta membantu warga yang membutuhkan bantuan untuk mengangkut menuju rumah. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen PMI Kabupaten Katingan untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi sulit.

Kondisi kekeringan menyebabkan sebagian masyarakat mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih. Bahkan, sebagian warga terpaksa memanfaatkan air sungai yang keruh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari; untuk mandi, mencuci, memasak, bahkan untuk minum.
Salah seorang warga penerima bantuan mengungkapkan rasa syukurnya atas distribusi air bersih yang dilakukan PMI Kabupaten Katingan. “Kami sangat bersyukur mendapat bantuan air bersih ini. Selama kekeringan, kami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari dan terpaksa menggunakan air sungai yang keruh. Bantuan ini sangat membantu kami dan masyarakat di sini,” ungkap salah seorang warga penerima bantuan.

Kehadiran layanan distribusi air bersih dari PMI menjadi bantuan yang sangat berarti bagi masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, distribusi ini juga memberikan rasa lega bagi warga yang tengah menghadapi keterbatasan sumber air bersih akibat kondisi kekeringan.
PMI Kabupaten Katingan akan terus berupaya melakukan pemantauan dan pelayanan kemanusiaan sesuai kebutuhan di wilayah terdampak. Semangat para relawan untuk terus bergerak di tengah cuaca panas dan jarak tempuh yang cukup jauh menjadi bagian dari komitmen PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Setetes air bagi sebagian orang mungkin sederhana, tetapi bagi masyarakat yang sedang mengalami kekeringan, air bersih adalah kebutuhan yang sangat berarti. PMI Kabupaten Katingan hadir untuk membantu, melayani, dan meringankan beban masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *