Pangkalan Bun, 4 September 2026 – Ketika cuaca panas dan sebagian wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat masih diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), aktivitas pelayanan kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Barat tetap berjalan. Setiap pagi, para petugas dan relawan PMI bersiap menuju lokasi-lokasi yang terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih.

Bagi para relawan, kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk menghentikan pelayanan kepada masyarakat. Selama 20 hari pelaksanaan layanan, PMI Kabupaten Kotawaringin Barat telah mendistribusikan 110.000 liter air bersih kepada masyarakat di berbagai wilayah. Pelayanan tersebut mencakup 18 lokasi, dengan total 22 rit distribusi, dan memberikan manfaat kepada sedikitnya 1.826 penerima manfaat. Setiap pagi, proses pelayanan dimulai dengan persiapan air, cek kualitas air dan perlengkapan distribusi. Armada kemudian bergerak menuju lokasi sasaran, sementara kondisi di sejumlah wilayah masih menunjukkan suasana berkabut akibat asap karhutla.
PMI menggunakan kendaraan pick-up yang dilengkapi tandon berkapasitas 1.000 liter untuk mendistribusikan air bersih. Dalam pelaksanaannya, PMI didukung oleh PMI Pusat dan PMI Provinsi Kalimantan Tengah serta berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk menggunakan mobil pemadam kebakaran (Damkar) berkapasitas 500 liter serta beberapa kali memanfaatkan unit tangki BPBD berkapasitas 4.000 liter. Setibanya di lokasi, relawan mendistribusikan air dengan berbagai wadah penampungan, mulai dari jeriken, galon, hingga tempat penyimpanan air lainnya. Tidak hanya itu relawan PMI Kotawaringin Barat juga memberikan edukasi terkait penggunaan air yang benar.
Suasana pelayanan menjadi gambaran tersendiri di tengah kondisi karhutla. Kabut asap yang masih terlihat pada pagi hari menjadi latar aktivitas para relawan yang tetap bekerja memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Bagi warga yang sumber airnya mulai terbatas akibat kondisi kekeringan, kedatangan armada PMI menjadi bantuan yang sangat berarti.
“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini. Air sangat kami butuhkan untuk kebutuhan sehari-hari. Terima kasih kepada PMI dan semua pihak yang sudah membantu,” ungkap salah seorang warga penerima manfaat.

Selama pendistribusian relawan juga berkoordinasi dengan pihak terkait dilapangan, hal ini dilakukan untuk menentukan lokasi yang membutuhkan bantuan serta memastikan distribusi dapat berjalan secara tertib dan tepat sasaran. Di tengah situasi karhutla yang masih membutuhkan perhatian, PMI Kabupaten Kotawaringin Barat tetap memastikan kebutuhan dasar masyarakat tidak terabaikan. Distribusi air bersih terus dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Selama masyarakat masih membutuhkan, relawan akan terus bergerak. Para relawan memilih untuk tetap hadir membawa bukan hanya air, tetapi juga harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Data Pelayanan Air Bersih PMI Kabupaten Kotawaringin Barat
💧 110.000 liter air bersih tersalurkan
👥 1.826 penerima manfaat
📅 20 hari pelayanan
📍 18 lokasi
🚛 22 rit distribusi
🚙 Pickup PMI dengan tandon 1.000 liter
🚒 Mobil Damkar 500 liter
🚛 Tangki BPBD 4.000 liter
PMI Kabupaten Kotawaringin Barat
Hadir untuk Kemanusiaan.





