Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur membuat kebutuhan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak bagi warga

Kotawaringin Timur – Menanggapi hal tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur didukung PMI Pusat dan PMI Prov. Kalimantan Tengah segera turun ke lapangan dengan mengerahkan armada truk tangki dan personil untuk menyalurkan bantuan air bersih ke titik-titik yang paling membutuhkan.

Kegiatan distribusi air bersih ini telah berlangsung selama 7 hari, mulai 11 Agustus 2026 sampai dengan 17 Agustus 2026 dengan mengunjungi 13 lokasi yang tersebar di beberapa kecamatan terdampak. Sebanyak 13 kali rit pengiriman dilakukan, dengan total air bersih yang telah disalurkan mencapai 65.000 liter atau setara 65 meter kubik. Bantuan ini telah dirasakan oleh 3.369 jiwa warga yang sangat membutuhkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, PMI Kotawaringin Timur mengerahkan unit truk tangki PMI dan personil yang bekerja keras memastikan air bersih sampai tepat waktu ke setiap lokasi.

“Kami berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Selama warga masih kesulitan mendapatkan air bersih, kami akan terus beroperasi sampai situasi membaik,” ujar Kepala Markas PMI Kabupaten Kotawaringin Timur.

Bantuan air bersih ini disalurkan ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan, antara lain Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit, dan sekitarnya. Warga menyambut baik dan sangat berterima kasih atas kehadiran PMI yang sigap membantu meringankan beban mereka di tengah krisis air bersih.

PMI Kabupaten Kotawaringin Timur berencana terus memperluas jangkauan distribusi, guna memastikan seluruh warga yang membutuhkan dapat terjangkau bantuan air bersih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *